Hasil Kajian Sistem Pemira Legislatif 21 April 2013

Hari Minggu kemarin, tepatnya pada tanggal 21 April 2013, MPM KM telah mengadakan acara berjudul Kajian Sistem Pemira Legislatif.

Acara ini, sesuai judulnya yaitu ‘kajian’, bertujuan untuk mengumpulkan teman-teman UKM, Himpro, BEM, dan DPM se-IPB untuk mengkaji, atau membahas, sistem kajian pemira legislatif yang ada.

Brainstorming sejenak, Lembaga Kemahasiswaan KM IPB, atau lebih tepatnya sistem KM yang sekarang ini kita gunakan, telah menginjak umurnya yang ke-15 tahun. Pertama kali dibentuk oleh kakak-kakak kelas kita di tahun 1998, hasil dari Kongres Mahasiswa saat itu, yang menginginkan adanya wujud kemahasiswaan yang baru dan lebih baik.

Sebagaimana teman-teman semua ketahui, fungsi pemira legislatif adalah memilih anggota DPM KM. Oleh karena itu, fokus dalam kajian ini adalah membahas mengenai pemira legislatif dan komposisi DPM KM dan MPM KM, yang mana bertujuan untuk menampung aspirasi dan pendapat mahasiswa IPB. Kajian ini dirasa perlu karena terdapat beberapa pendapat yang mengindikasikan bahwa DPM KM, dan MPM KM belum optimal dalam menjaring aspirasi UKM dan Himpro.

Seperti apa kajian ini, dan apa saja hasilnya? Teman-teman bisa membaca notulensi resminya di notulensi yang telah kami lampirkan di sini. Silakan teman-teman cermati, kritisi, dan sampaikan aspirasi teman-teman. Yang perlu teman-teman ketahu adalah kajian Sistem Pemira Legislatif hari Minggu kemarin bukanlah akhir, kajian tersebut adalah awal. Ke depannya, akan lebih banyak lagi kajian-kajian yang akan kami adakan untuk menampung aspirasi-aspirasi teman-teman semua berkenaan dengan sistem pemira legislatif KM IPB.

So, keep in touch!

Share/Bookmark