Apa si KPR itu?

Apa si KPR itu?

KPR ?apa si KPR itu?beberapa mungkin sudah tahu dan faham mengenai hal ini. Tapi buat temen-temen yang belum paham, sok mangga di simak tulisan berikut ini. Semoga memberikan pencerahan. Buat yang udah tau,,simak juga ya..biar makin paham.

KPR atau kepanjangan dari Komisi Pemilihan Raya yang merupakan salah satu dari perangkat pemira (Pemilihan Raya). Pemilihan raya sendiri merupakan ajang tahunan dimana kader kepengurusan di LK KM IPB bermula. Jadi, pemira itu bertujuan untuk memilih Presiden Mahasiswa, Wakil Presiden Mahasiswa, Ketua BEM Fakultas dan anggota DPM KM dan Fakultas. Nah, apa saja perangkat pemira itu? ada KPR (Komisi Pemilihan Raya), PPP (Panitia Pengawas Pemilihan Raya), dan PPR (Panitia Pemilihan Raya). Penamaan tersebut berlaku untuk tingkat pusat (KM). Sedangkan untuk fakultas, perangkat pemira terdiri dari : KPRW (Komisi Pemilihan Raya Wilayah), PPPW (Panitia Pengawas Pemilihan Raya Wilayah), dan PPRW (Panitia Pemilihan Raya Wilayah). Hanya berbeda dalam hal penambahan kata “wilayah” dalam penamaannya.

Open Recruitment anggota KPR dilaksanakan oleh Pansus Pemira yang beranggotakan anggota DPM KM. Tugas KPR antara lain:

1. merencanakan pelaksanaan pemira eksekutif pusat (pemira presma&wapresma)

2. menyusun aturan-aturan terkait pemira

3. membentuk PPR (panitia pemilihan raya)

4. melakukan koordinasi dengan KPRW

5. melaksanakan verifikasi pasangan calon presma-wapresma

6. menetapkan nama-nama pasangan calon

7. menjalankan fungsi yudikatif terkait pelanggaran pemira

 

Sederhananya,, KPR itu yang kerjaannya bikin aturan pemira, ngadain proses pemira mulai dari pendaftaran pasangan calon presma-wapresma, verifikasi, pengumuman hasil sampe ngurusin kalo pelaporan terkait pelanggaran saat pemira.Misal ada pelanggaran yang dilakukan saat kampanye oleh calon no A, nah bisa tuh temen-temen laporin ke KPR. Tapi tetep dengan mekanisme yang ada ya..

Kalo PPP (P3) tugasnya itu :

1. melakukan pengawasan terhadap jalannya pemira

2. membuat peraturan tentang pengawasan pemira

3. melaporkan pelanggaran yang dilakukan KPR kepada DPM KM terhadap peraturan pemira

4. melaporkan pelanggaran yang dilakukan pasangan calon presma-wapresma kepada KPR

5. berhak menerima pelaporan pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon,tim sukses, dan mahasiswa umum

Jadi, P3 itu yang mengawasi jalannya pemira.Kalo temen-temen KPR ngelakuin pelanggaran, P3 harus melaporkannya kepada DPM KM. P3 juga berhak buat nerima pelaporan pelanggaran pemira dari pasangan calon, tim sukses, atau kawan-kawan mahasiswa lainnya..

Gimana? sudah mendapat pencerahan kan?dan pastinya makin tercerdaskan dong dengan ilmu-ilmu legislatif..

jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, silahkan tinggalkan komentar anda  atau bisa lewat twitter @dpmkmipb, facebook bahkan pintu sekret kami terbuka lebar di Gedung Student Centre Lt.1

VIVA LEGISLATIVA!

 

 

 

 

Share/Bookmark